Beri Pemahaman Terkait Etika Perjamuan Makanan dari Sisi Tamu, Prodi Manajemen Perhotelan UB Beri Pelatihan Table Manner pada Mahasiswa

Program studi D4 Manajemen Perhotelan Fakultas Vokasi Universitas Brawijaya (UB) kembali adakan praktikum table manner bagi mahasiswa angkatan 2022. Acara ini dilaksanakan pada tanggal 9-10 November kemudian dilanjutkan pada tanggal 21-22 November. Tahun ini praktikum table manner diselenggarakan tepatnya di UB Guest House. Rangkaian acara hari pertama praktikum diawali dengan registrasi mahasiswa dan dilanjutkan menyanyikan lagu Indonesia Raya. Dibuka melalui sambutan dari ketua pelaksana dan dilanjutkan sesi pemaparan materi.

Pada Rabu, (9/11/2022) team reporter PSIK mengadakan langsung sesi wawancara pada ketua pelaksana yaitu Erlangga Setyawan, SP., MM.

Dalam sesi wawancara kali ini ketua pelaksana memaparkan terkait tujuan dilaksanakan kegiatan praktikum table manner yaitu sebagai salah satu rangkaian dari mata kuliah etika dan profesi, di mana salah satunya adalah terkait dengan etika dalam perjamuan makanan. Praktikum ini merupakan acara tahunan yang dilaksanakan tiap akhir tahun.

“Kami ingin teman-teman maba paham dengan etika perjamuan makanan dari sisi tamu. Sehingga, ketika mereka bekerja di hotel mereka bisa berpikir mereka harus ngapain supaya tamunya puas, senang dan sebagainya” jelas Erlangga.

Ketua pelaksana sekaligus dosen pengampu mata kuliah etika dan profesi ini juga menjelaskan praktikum ini sangat penting bagi mahasiswa khususnya program studi manajemen perhotelan dengan harapan yaitu adalah ending dari semua penerapan etika yang sudah diajarkan khususnya etika tentang perjamuan makanan. Selain itu harapan kami juga nantinya mahasiswa dapat memposisikan dirinya pada poin terkait kepuasan pelanggan.

 

“Karena kalau di bidang jasa itu yang paling gede itu adalah poin yang terkait dengan kepuasan pelanggan. Nah kepuasan pelanggan ini ada kaitanya dengan kira kira pelanggan ini mau balik ke hotel lagi atau tidak” jelasnya.

Tidak hanya tentang etika perjamuan, praktikum ini juga mengetatkan terkait aturan tentang grooming.

 

“Jadi kalau misal mbaknya lihat teman-teman ini juga kita ketatkan tentang aturan tentang grooming. Di lapangan kita juga memberikan aturan pada mereka bahwa misalkan kesini harus grooming, kalu perempuan makeup nya harus on yang pria rambutnya rapi dan sebagainya. Kemudian kuku juga dipotong itu juga salah satu penerapan etika” jelas Erlangga.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Translate ︽
Scroll to Top