Implementasi Teknologi Digital Untuk Mengoptimalkan Potensi Desa di Era 5.0 Demi Memudahkan Pengembangan Kegiatan Ekonomi dan Sosial Masyarakat Desa Gunungrejo oleh Kelompok 2 KKN Fakultas Vokasi Universitas Brawijaya

Dalam rangka terwujudnya tri dharma perguruan tinggi pada point pengabdian masyarakat Fakultas Vokasi Universitas Brawijaya menerapkan Kuliah Kerja Nyata pada mahasiswa/mahasiswi dengan tahun pertama 2022-2023 yang dimana sebelumnya tidak ada program tersebut. Kuliah Kerja Nyata (KKN) dilaksanakan pada Angkatan 2020 dengan menggunakan sesi 2 gelombang. Pada gelombang 1 dilakukan pada bulan juni 2022, sedangkan gelombang 2 dilakukan pada bulan januari 2023.

Kemajuan teknologi yang saat ini telah mendunia, menuntut semua negara untuk berlomba-lomba dalam memajukan teknologinya. Hal tersebut juga dilakukan oleh negara Indonesia untuk mensejahterakan rakyatnya. Untuk mendukung hal tersebut maka Mahasiswa KKN TIM 2 FV UB Desa Gunungrejo melakukan kegiatan perencanaan dan Pengembangan Desa Wisata dengan memunculkan “SIKOMBO”

Hal tersebut disampaikan oleh Dosen Pembimbing Lapangan (UB), Fitriana Rakhma Dhanias., SE., MSA., Ak. Yang juga hadir dalam Launching pembuatan website SiKombo (Sistem Informasi Kedok Ombo), Perencanaan SOP dalam pengembangan Kedok Ombo, dan Digital Marketing dalam potensi wisata KKN 02 Gunungrejo di Balai Desa Gunungrejo

(Mahasiswa KKN 02 Fakultas Vokasi Universitas Brawijaya melakukan pemaparan terkait SiKombo dihadiri Perangkat Desa, Dosen Pembimbing Lapang, Konsultan Kedok Ombo, dan Perwakilan Warga Desa)

“Dengan adanya kegiatan KKN ini semoga mahasiswa/mahasiswi kami mampu membantu mengatasi permasalahan yang terjadi di Desa Gunungrejo dengan bekal ilmu yang didapatkan selama perkulihan di kampus dan apa yang sudah dijalankan oleh Mahasiswa KKN 02 mampu membantu dan bermanfaat bagi warga serta memberikan legacy bagi Mahasiswa selama KKN di Desa Gunungrejo,” ujar Dhanias

Menurut Dosen Pembimbing Lapangan ilmu yang didapatkan dalam masa perkuliahan harus diimplementasikan juga dalam masyarakat. Hal ini mahasiswa dari bidang keahlian teknologi informasi, administrasi bisnis dan keuangan perbankan mampu mengimplementasikan ilmu yang didapatkan.

Sementara itu, mahasiswa KKN TIM 2 FV UB melakukan program kerja dengan memfokuskan pada titik Kedok Ombo sebagai potensi desa wisata yang harus dikembangkan dengan cerdas, sehingga meluncurkan SIKOMBO dengan meliputi kegiatan pembuatan website SiKombo (Sistem Infromasi Kedok Ombo), digital marketing desa wisata, dan perencanaan SOP dalam pengembangan Kedok Ombo sebagai salah satu wisata dengan konsepan café and resto dan edufarm.

Launching SIKOMBO sendiri dilakukan pada tanggal 09 Februari 2023 di Balai Desa Gunungrejo dengan sasaran BUMDes dan perangkat desa beserta jajarannya sebagai salah satu titik bidik dalam pengembangan wisata Kedok Ombo kedepannya.

Pelaksanaan launching SIKOMBO ini mendapatkan perhatian dari direktur BUMDes, bapak Mustain yang nampak penuh haru dalam acara launching SIKOMBO.

“Saya tidak bisa berkata apa-apa hanya bisa berterimakasih atas yang diberikan adik-adik KKN untuk Kedok Ombo, hal ini yang sangat kami perlukan untuk pengembangan Kedok Ombo nantinya, semoga adik-adik tetap bisa membantu ya jika kami mengalami kendala dalam efektivitas Kedok Ombo” ujar direktur BUMDes Gunungrejo.

Selain itu juga, mendapatkan ucapan hangat dari bapak Sekretaris Desa Samsul Arifin yang antusiasi adanya SIKOMBO.

“Saya sangat kagum dengan adik-adik atas perencanaan dan pengembangan Kedok Ombo, dari mahasiswa KKN Universitas lain juga terfokus pada kedok Ombo akan tetapi hanya baru kali ini mahasiswa KKN telah membantu kami dalam perencangan Kedok Ombo dengan memadukan teknologi” ujar Sekretaris Desa.

Menurut Direktur BUMDes dan Sekretaris Desa serta jajarannya, bahwa hal ini menjadi salah satu perubahan besar untuk Kedok Ombo nantinya. Dengan adanya website SIKOMBO ini mampu memberikan informasi yang sangat meluas dan mudah bagi wisatwan. Sedangkan perencanaan SOP café and resto dan edufarm mampu menata secara terstruktur dalam setiap unsur didalamnya. Pemanfaatan digitalisasi sangat diperlukan dalam strategi marketing desa wisata, sehingga mahasiswa KKN 2 FV UB memberikan saran dalam memanfaatkan sosial media seperti Tik Tok, Instagram sebagai sarana marketing untui menggenjot desa wisata. Berdasarkan analisis mahasiswa KKN digitalisasi marketing yang cocok untuk desa wisata saat ini yaitu tiktok, yang dimana aplikasi tiktok dalam kurun waktu lima tahun kebelakang hingga saat ini memiliki grafik naik dan banyak di gunakan oleh dunia.

Menurut mahasiswa KKN bidang bisnis digital & E-commerce menganalisis digitalisasi marketing yang lagi naik daunnya adalah aplikasi Tiktok. “Kami melakukan analisis digitalisasi yang cocok untuk strategi marketing desa wisata yaitu tiktok dikarenakan aplikasi tersebut saat ini banyak di gunakan atau di install di dunia. Selain itu juga marketing pada aplikasi tersebut sangat mudah untuk menyebar luaskan informasi dengan mengikuti trending terkini misal penggunaan hastag sangat berpengaruh, filter yang lagi booming dan soundtrack yang lagi trending.” Ujar mahasiswa KKN bisnis digital & E-commerce.

Menurut dosen pendamping lapangan, Fitriana Rakhma Dhanias., SE., MSA. Ak diperlukan sebuah legacy yang tertanam pada kegiatan Kuliah Kerja Nyata. “Saya menekankan kepada anak-anak untuk membuat suatu program kerja yang memiliki sebuah legilasi yang tertanam nantinya pada Desa Gunungrejo yang linier dengan ilmu bidang keahlian masing-masing mahasiswa.

Leave a Comment

English Web