Kolaborasi Inovatif: Dosen D-III Keuangan dan Perbankan UB dan DUDI Rekonstruksi Kurikulum Vokasi

Dosen Program Studi (PS) D-III Keuangan dan Perbankan Fakultas Vokasi Universitas Brawijaya melakukan kegiatan rekonstruksi kurikulum bersama masyarakat Dunia Industri dan Dunia Pendidikan (DUDI) di Hotel Swiss-Bellin Hotel Malang (27/06/2024).

Tim kurikum dari PS D-III Keuangan dan Perbankan adalah San Rudiyanto, SE., MSA., Ak, Fitriana Rakhma Dhanias SE MSA Ak, Amelia Ika Pratiwi, SE., MSA., dan Dr. Arif Widyatama, SE., MSA. Kemudian, pihak DUDI yang berkesempatan untuk hadir yaitu Angger Wangsitala selaku relationship manager dari Bank Rakyat Indonesia (BRI), Annisa Syawalina selaku Kepala Cabang dari Bank Mandiri Pandaan, Ririn Octarina selaku Kepala Cabang dari Bank Mandiri UB, dan Edho Indrawan Rachman selaku Community Branch Leader Bank Raya.

Kegiatan rekonstruksi kurikulum ini ditujukan karena PS D-III Keuangan dan Perbankan ingin terus menerus melakukan perbaikan sehingga lulusan nantinya dapat sesuai dengan kebutuhan industri.

Sebagai bagian dari upaya untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan, Program Studi D-III Keuangan dan Perbankan Fakultas Vokasi Universitas Brawijaya merekonstruksi mata kuliah, yaitu Manajemen Keuangan. Mata kuliah ini dirancang untuk memberikan pemahaman yang komprehensif mengenai pengelolaan keuangan dalam konteks bisnis dan perbankan. Melalui kolaborasi dengan Dunia Usaha dan Dunia Industri (DUDI), kurikulum ini diharapkan dapat menjawab kebutuhan industri akan tenaga kerja yang kompeten dalam bidang keuangan” ujar Fitriana Rakhma Dhanias SE MSA Ak yang juga bertindak sebagai Ketua Program Studi

Angger Wangsitala sebagai relationship manager dari BRI juga mengemukakan bahwa Rencana Pembelajaran Semester (RPS) untuk mata kuliah Manajemen Keuangan, beberapa bagian penting yang akan dimasukkan meliputi perhitungan bisnis, penyaluran uang masuk, serta manajemen keuangan dalam proses penghimpunan dana dan lending. Selain itu, pengaturan komposisi pendanaan dan penganggaran perbankan juga akan menjadi fokus utama. Mahasiswa diharapkan mampu menguasai keterampilan praktis dan analitis dalam mengelola dana, memahami mekanisme penyaluran uang, serta mengembangkan strategi keuangan yang efektif dan efisien. Dengan demikian, lulusan diharapkan siap untuk menghadapi tantangan di industri keuangan dan perbankan dengan kompetensi yang unggul.

Selain itu, PS bersama dengan DUDI juga mengusulkan agar pada kurikulum 2024 memuat mata kuliah manajemen risiko. Mata kuliah manajemen risiko adalah program studi yang mempelajari cara mengidentifikasi, menganalisis, dan mengendalikan risiko yang dihadapi oleh organisasi. Dalam mata kuliah ini, mahasiswa diajarkan untuk memahami konsep-konsep dasar risiko, termasuk jenis-jenis risiko seperti risiko operasional, keuangan, strategis, dan reputasi. Selain itu, mereka juga mempelajari metode dan teknik untuk menilai tingkat risiko, seperti analisis kuantitatif dan kualitatif, serta alat-alat yang digunakan untuk mengukur dan memitigasi risiko, seperti asuransi, hedging, dan diversifikasi.

Selain teori, mata kuliah ini juga menekankan pada aplikasi praktis dari manajemen risiko dalam berbagai konteks industri. Mahasiswa diajarkan untuk mengembangkan dan mengimplementasikan rencana manajemen risiko yang efektif, termasuk prosedur untuk mengidentifikasi risiko potensial, menilai dampaknya, dan merancang strategi mitigasi yang tepat. Mata kuliah ini juga sering melibatkan studi kasus dan simulasi untuk memberikan pengalaman praktis dalam mengelola risiko di dunia nyata, sehingga lulusan mampu menghadapi tantangan dan dinamika risiko yang kompleks dalam karir profesional mereka.

Views: 0

English Web